Oleh: Andi Firdaus
“Kamu siap jadi redaktur?” Pertanyaan itu menohok seperti memvonis. Jumat, sekitar pukul 02.00 siang adalah jawaban di antara pilihan. Saya harus memilih, menjadi pewarta atau menjadi tukang edit berita. Pertanyaan itu bagi saya bukan hanya sekadar mimpi, tapi harus memilih untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Saya harus pindah alamat. Bukan hanya itu, tapi juga meninggalkan aktivitas politik dan sosial lainnya. Saya dihadapkan pada pilihan-pilihan.
Kemudian, Short Message Service (SMS) kembali masuk ke mobile phone. Tawaran itu kembali menjadi hantu untuk sebuah pilihan. Tawaran menjadi redaktur bukan hanya sekadar pekerjaan mudah, apalagi di media yang baru usia seumur jagung. Jika pun collapse, maka mau tak mau apa yang saya tinggalkan sebelumnya sulit untuk kembali. Namun SMS itu melegakan saya, karena secara profesi kewartawanan, mungkin ini sebuah nilai tawar.
Memang, tawaran itu adalah sebuah kepercayaan. Tapi saya anggap sebagai tantangan. Karena tertantang untuk kemajuan dalam bagian perubahan itu sendiri. Bekerja yang dihadapkan pada tantangan merupakan seni tersendiri untuk kedewasaan berpikir masa depan. Tentu ini soal pola pikir.
Ternyata, dua bulan saya berada di lingkungan baru dan tempat kerja baru, saya dihadapkan dengan orang-orang “pemberontak” untuk sebuah perubahan. Apalagi ketika orang yang pada awalnya saya anggap hebat, ternyata juga memiliki karakter hampir sama. Funky, gaul dan sangat dewasa. Mungkin jam terbang dan pengalaman nasional yang membuat dia seperti bintang dalam redup media. Ini yang ku mau, hingga media di tangan Anda berbeda wajah.
Bangga rasanya bisa kenal "pemberontak" dari institusi yang sangat mapan dan konservatif. Sayang saya tidak bisa mengorek "what's next" dari isi kepalanya. Sepanjang obrolan dalam keseharian, tidak pernah putus saya bertanya dalam hati: kenapa orang hebat ini mau-maunya ngobrol dengan saya. Dan yang lebih penting, kenapa orang semapan itu mau bergabung dengan kami.***
“PEMBERONTAK”
✔
Andi Firdhaus
Diterbitkan Juni 16, 2008
Share to your friends
Artikel Terkait
Newsletter
Berlangganan artikel terbaru dari blog ini langsung via email