Oleh: Andi Firdaus
PADA dasarnya setiap individu memiliki masalah. Hanya saja kadarnya yang berbeda. Seorang jurnalis muda mungkin punya masalah mengenai keberanian, kurang percaya diri bahkan ragu-ragu. Bagaimana bila dia seorang jurnalis senior? Tentu mereka juga kerap dihinggapi persoalan. Misalnya, tingginya ego profesionalisme, merasa “sok” menggurui dan tak sedikit mencoba mendikte.
Dalam kebersamaan kita kerap disuguhkan perilaku semacam itu. Aneka problem muncul tanpa keinginan, juga tanpa sepengetahuan. Saya ingat ketika kecil, sebuah mantra iseng, “Jelangkung jelangsek, kami sedang melakukan pesta kecil-kecilan, datang tak dijemput pulang tak diantar, silakan masuk,” menjadi umpama bila jelangkung yang kita undang adalah demi kepentingan pesta.
Tapi, pesta kali ini jauh berbeda. Pesta solidaritas untuk menyemarakkan dunia media di Tanah Rencong. Pesta dengan melibatkan banyak kepala demi kemeriahan dalam menyuguhkan informasi. Mungkin, kami juga akan undang jelangkung berbagi duka. Karena kami anggap jelangkung bisa memberi bagian dari pesta yang sedang dan terus kita lakukan demi pendidikan informasi.
Tentu semua kita menginginkan bebas dari masalah, persoalan, dan kesulitan. Kita berupaya bangkit dari keterpurukan masa lalu menuju kegembiraan. Tentu kami mengundang orang-orang bijak yang berpandangan jauh ke depan. Bukan jelangkung yang datang tanpa diundang, berbesar kepala, mendikte, dan sok tahu terhadap rancangan pesta yang sedang Kami lakukan.
Pesta Jelangkung
✔
Andi Firdhaus
Diterbitkan April 22, 2008
Share to your friends
Artikel Terkait
Newsletter
Berlangganan artikel terbaru dari blog ini langsung via email