MAY DAY

Oleh: Andi Firdaus

Rentetan perjuangan kelas pekerja meraih kendali ekonomi-politik atas hak industrial telah terjadi jauh sebelumnya. Perkembangan kapitalisme industri sejak abad 19 menandakan perubahan drastis ekonomi dan politik, terutama di Eropa Barat dan Amerika. Berawal dari pengetatan disiplin, intensif jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja telah membangkitkan semangat perlawanan di kalangan pekerja.


Mogok pertama kelas pekerja terjadi di Amerika pada tahun 1806 oleh pekerja Cordwainers. Ketika dua pekerja mesin, Peter Mc Guire dan Matthew mengorganisir 100 ribu pekerja untuk melakukan mogok menuntut pengurangan jam kerja. Hingga Mc Guire dikenal “penganggu ketenangan masyarakat”.

Tepat pada 5 September 1882, parade Hari Buruh pertama diadakan di kota New York. Sebanyak 20 ribu orang membawa spanduk bertuliskan 8 jam kerja dan 8 jam istirahat serta 8 jam rekreasi. Hingga gagasan tersebut dirayakan ke semua negara bagian.
Kemudian, diselenggarankan kongres pertama pada Septeber 1866 di Jenewa, Swis.

Kongres ini menetapkan tuntutan mereduksi jam kerja menjadi delapan jam sehari. Ini mewakili tuntutan umum kelas pekerja di Amerika Serikat, maka kongres pun kemudian setuju dan merubah menjadi landasan umum kelas pekerja seluruh dunia.

Persis pada 1 Mei 1886 ditetapkan sebagai hari perjuangan kelas pekerja dunia oleh Federation of Organized Trades and Labor Unions. Ini juga dapat memberi semangat baru bagi perjuangan kelas pekerja yang mencapai titik massif di era tersebut. Meski hak-hak buruh sudah lama diperjuangan, namun hingga kini Upah Minimum Regional (UMR) belum juga terwujud.

Tapi, pernyataan Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Muhammad Nazar, bahwa Upah Minimun Regional (UMR) menjadi satu juta adalah langkah maju. Ada signal baik demi peningkatan kesejahteraan pekerja. Kemarin, 1 Mei 2008, kembali ratusan massa dari Aliansi May Day 2008 mengingatkan kembali, bahwa perjuangan peningkatan hak buruh belum selesai. Meski Wagub Aceh sudah memberi sedikit signal.






Artikel Terkait