Oleh: Andi Firdaus
Presiden Crisis Management Initiative (CMI), Martti Ahtisaari mengakui secara umum proses perdamaian di Aceh berjalan dengan baik. Hanya saja, proses reintegrasi yang belum berjalan secara maksimal. Dimana kendalanya? Apakah elit dan tokoh perdamaian Aceh tidak mempunyai strategi bicara soal reintegrasi?
Jika Badan Rehabilitasi dan Rekontruksi (BRR) dibentuk untuk penanganan korban tsunami, maka Badan Reintegrasi Aceh (BRA) bagi korban konflik. Kalau BRR punya blueprint dalam melaksanakan programnya, bagaimana dengan BRA? Hingga kini BRA belum punya orientasi yang jelas menggiring kemana arah reintegrasi. Sehingga terkesan penyaluran dana bantuan korban konflik sama seperti penyaluran beras miskin.
Lambat laun, jika proses reintegrasi tidak selesai, maka dikhawatirkan terjadi konflik baru. Memang awalnya hanya sekadar amarah individual yang ditonjolkan, tetapi jika ini berlanjut akan terjadi gerakan komunal menyeluruh atas ketidakpuasan. Ada banyak sector yang harus diperhatikan, bukan hanya soal ekonomi dan politik semata, namun unsur adat dan budaya seharusnya juga perlu dikaji lebih mendalam.
Seolah-olah saat ini reintegrasi terkesan gamang. Pertanyaannya adalah, ingin dibawa ke mana arah reintegrasi dalam situasi damai ini? Atau perdamaian ini mau kemana? Belum banyak yang memahami tujuan dari perdamaian itu sendiri. Tanya ekstrem, apakah perdamaian sekarang hanya istirahat dari perang, sementara banyak pihak yang terus mengatur strategi demi kepentingan selanjutnya?
Pesta reintegrasi belum selesai, kembali disibukkan dengan pesta demokrasi 2009. Pesta satu belum berakhir, pesta yang lain disiapkan. Kita memang selalu sibuk dengan pekerjaan yang belum selesai. Sibuk dengan ambisius dalam kegamangan membentuk pola pikir masyarakat untuk berkonflik. Jangan-jangan kita hanya selalu dalam jebakan dana miliayan dan triliunan. Pada akhirnya, reintegrasi sesuai pola pikir pelaku politik di tanah ini.
Reintegrasi
✔
Andi Firdhaus
Diterbitkan Mei 08, 2008
Share to your friends
Artikel Terkait
Newsletter
Berlangganan artikel terbaru dari blog ini langsung via email