Oleh: Andi Firdaus
Berani memutuskan sesuatu? “Tentu donk,” kata karyawan di sebuah perusahaan “Manyak-Manyak” beberapa waktu lalu. Memang bagi sebagian orang, mengambil keputusan kadang sangat sulit, sama sulitnya seperti membuat satu kebijakan.
Di blog, saya pernah menulis tentang mengambil keputusan. Mungkin ada yang sulit ketika berhadapan dengan banyak pilihan-pilihan dalam menjalankan sebuah realitas. Tetapi bagaimana jika tidak punya pilihan sama sekali? Ingin memutuskan apa?
Sedangkan realitas konteks tetap berjalan seiring waktu.
Bahkan kebingungan yang sering muncul ke permukaan, bukan kesenangan. Mengejar ambisi-ambisi yang terus lari dalam lorong-lorong pengecut. Karena keberanian sudah awal terkubur dalam bilik-bilik tanpa irama.
“Hidup sebuah pilihan” adalah kata usang yang sering diucapkan banyak orang. Jika “Hidup sebuah pilihan” tentu ini memerlukan sebuah keputusan. Jadi bagi kita yang masih belum berani untuk itu, maka anggap ini sebuah laboratorium baru untuk uji coba. Belum lagi menyangkut dengan hal-hal yang akan diputuskan. Lebih sulit donk.
Bagi orang yang sadar bahwa posisinya harus mengambil keputusan, ia tak akan ragu untuk memutuskan. Sebab keraguan sedikit saja akan merusak kredibilitasnya sebagai pengambil keputusan. Banyak hal di dunia ini yang tak akan berjalan normal tanpa sebuah keputusan.
Maldini tidak akan pernah mencetak goal, meski kiper lawan sudah terjatuh. Hingga ia berani memutuskan sesuatu untuk kemenangan. Kenapa contohnya Maldini? Karena dia pemain favorit saya. Bayangkan jika seluruh rakyat Endonehsya tak mengambil keputusan saat Pemilu?
Bayangkan lagi jika Pemred, Redpel, Redaktur dan wartawan tidak berani memutuskan mana berita yang terbaik? Apa jadinya wajah koran. Bayangkan jika sebelumnya Anda tak pernah mengambil keputusan, maka posisi tak akan pernah ada.
Sama saja ketika Anda tak pernah mengambil keputusan untuk menikahi perempuan pujaan? Jadi, segala hal yang terjadi dalam kehidupan ini memang harus diputuskan. So pasti.
MEMUTUSKAN
✔
Andi Firdhaus
Diterbitkan September 07, 2008
Share to your friends
Artikel Terkait
Newsletter
Berlangganan artikel terbaru dari blog ini langsung via email